Kemaliq Ranget Sebagai Bukti Leluhur Orang Sasak
Indonesia
adalah salah satu negara yang memiliki kebudayaan beragam. Indonesia juga
memiliki suku yang sangat beragam, dengan suku yang beragam berarti indonesia
memiliki tradisi-tradisi kebudayaan yang beragam pula. Salah satunya budaya
peninggalan leluhur suku Sasak “Kemaliq Ranget” yang terletak di dusun Ranget,
desa Suranadi, kecamatan Narmada, kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.
Kemaliq
adalah sebagai prasasti para leluhur orang Sasak yang dimana menjadi bukti
bahwa orang Sasak itu leluhurnya orang islam, salah satu contoh Kemaliq
terbesar ialah Mesjid Adat Bayan. Kalau kita datang ke Kemaliq tidak boleh niat
lain-lain karena Kemaliq itu adalah pusat kosmos bumi, anggap saja Kemaliq
terbesar itu adalah Ka’bah jadi orang-orang kalau kesitu tidak boleh melakukan
kesalahan-kesalahanyang fatal.
Kemaliq
adalah tempat yang suci dan disakralkan karena ada waliyulloh yang pernah
bertafakur disana. Jadi jangan menganggap Kemaliq itu sesuatu yang tidak baik
karana Kemaliq ini banyak yang bilangsyirik, warisan tradisi leluhur itu adalah
bentuk apresiasi dari leluhur ke kita, artinya kalau hari ini kitabilang ritual
itu syirik berarti leluhur kita itu orang yang salah, ketika kita berbicara
agama dan budaya tetap dianggap bertolak belakang padahal dari kecil kita
diajarkan menjaga kebersihan sampai kita di suruhbudayakan kebersihan,
seharusnya agama itu yang dibudayakan agar tingkah laku kita sehari-hari tidak
keluar dari agama.
Budaya
adalah implementasi dari agama kerana tidak ada budaya Sasak yang keluar dari
garis agama.Jadi Kemaliq itu harus dipelihara karna prasasti bumi Sasak bukti
bukti sejarah orang sasak, Kemaliq itu tidak bisa dihilangkan karena orang
sasak akan kehilangan identitas ketika bukti-bukti sejarah itu dihilangkan.
Kemaliq
ini tidak mempunyai bentuk hanya saja ditemptnya itu ada mata air dan satu
pohon, dan Kemaliq itu ditandai oleh satu batu kecil tetapi sekarang batu itu
hilang, masyarakat setempat tidak terpaku sama batunya karena mereka tahu bahwa
disitulah tempatnya Kemaliq itu, intinya tempatnya sakral. Disana kebanyakan
mayoritas, dan faktanyaKemaliq ada dan masih ada garis keturunan yang memang
menjaganya.
Saat
ini beberapa titik Kemaliq mulai dikuasai oleh agama lain. Maka dari itu hidupkan budaya lokal gunanya untuk
mempertahankan identitas diri budaya nasional itu untuk besaing di era
kamajuan, dengan pesatnya pembangunan ini akan ada yang tidak seimbang, hal-hal
yang ditinggalkan leluhur itu kita sebagai generasi penerus harus mampu
mempertahankan dan manjaga budaya yang ada ditempat kita lahir, tanpa
memperhatikan pengaruh dari moderisasi saat ini.
Mencintai
budaya sama halnya dengan mencintai orang yang kita sayang. Kita tak akan tau
betapa indah, betapa kaya, betapa agungnya kebudayaan yang kitapunya jika kita
tak menyatu dengannya. “Begitu juga dengan cinta, harus menyatu dulu untuk bisa
merasa.Mau seberapa besar kebudayaan kita tergeser oleh modernisasi budaya
barat. Ia akan tetap terlihat cantik dan menawan bila kita benar-benar sudah
menyatu dengannya,” berperan pentinglah agar budaya kita tetap terjaga,
sangatlah bergantung individu di dalamnya. Dengan mencintai, kita akan merasa
memiliki, bertanggung jawab dan rela melakukan yang terbaik. Serta berusaha
agar budaya kita tetap terlihat menawan, tak termakan oleh abad, bahkan
lebihsempurna di mata dunia.
Semoga
tulisan ini bermanfaat dan dapat menambah wawasan teman-teman.
Keren
BalasHapusIyh bang jauhar kren artikelnya
HapusTerimaksih
HapusMantap,semangat
BalasHapusSiap🙏🏻
HapusMantep banget
BalasHapusTerimaksih
HapusSemangat terus.
BalasHapusSiap kak🙏🏻
HapusMantep bangat.
BalasHapusSemangat
Terimaksih
HapusKeren bangettt
BalasHapusTerimaksih
HapusMantap, kereen
BalasHapusTerimakasih
HapusMantap, sangat bermanfaat
BalasHapusTetap semangat🔥
HapusSukses terus orang hebat
BalasHapusAmin
HapusLuar biasa
BalasHapusMantap kak
BalasHapus🙏🏻
HapusTerus buat artikel seperti ini supaya bisa diketahui oleh khalayak banyakan mantapp
BalasHapusSiap2🙏🏻
HapusMantap dan terus berkembang
BalasHapusSiap
HapusMantap
BalasHapusTerimaksih
HapusMantap, teruslah berkarya
BalasHapusSiap kak
HapusKereen👏
BalasHapusTerimaksih
HapusBagus dan sangat memberi edukasi,terkhusus bagi masyarakat yang belum mengenal adat istiadat yang ada di pulau seribu masjid
BalasHapusAlhamdulillah, terimaksih🙏🏻
HapusMasyaAllah, mantapp 👍
BalasHapusTerimakasih🙏🏻
HapusSangat menginspiratif untuk masyarakat yang belum mengenal adat istiadat. Teruskan berkarya
BalasHapusSiap
HapusKerenn, sangat bermanfaat untuk kita sebagian pembaca yang belum mengenal apa itu adat istiadat😊 teruslah berkarya 💪✨
BalasHapusSiap, terimakasih
HapusKeren dapat menambah wawasan, semangat terus
BalasHapusTerimakasih, tetap semangat🔥
HapusKeren ni, menambah wawasan
BalasHapusTerimakasih
HapusWow
BalasHapus🙏🏻
HapusData yang sangat detail luar biasa
BalasHapusTerimaksih
HapusKeren👍
BalasHapusSemangat terus
Siap
HapusWah keren banget . Maju teruss
BalasHapusTerimaksih
Hapusartikel nya kerenn👍
BalasHapusTerimaksih
HapusArtikelnya bangus, Kembangkan Yahh
BalasHapusSiap2
HapusMasyaAllah..
BalasHapus🙏🏻
HapusAlhamdulillah.. nambah ilmu baru😍
BalasHapusTetap semangat🔥
HapusKeren, sejarah merupakan bagian dari kehidupan manusia, jadi wajib diketahui juga di pahami
BalasHapusTerimaksih
HapusKeren sekali, dapat menambah wawasan
BalasHapusTerimaksih
HapusMasyallah Semoga Ilmunya bermanfaat bagi penulis maupun pembaca, tetap semangat
BalasHapusAmin
HapusArtikelnya bagus, terus di kembangkan bahasanya juga sangat mudah di pahami oleh pembaca
BalasHapusTerimaksih
HapusKeren makasih infonya
BalasHapusTerimakasih kembali🙏🏻
HapusArtikelnya sangat bermanfaat untum generasi muda supaya tidak melupakan sejarah.
BalasHapusYok lestarikan budaya
HapusSemangat menulis💪
BalasHapusSiap, tetap semangat juga🔥
Hapus