Postingan

Pangeran dan Putri Cantik

                                  Pangeran dan Putri Cantik                             Dahulu kala pada zaman pra sejarah, pada masa kekuasaan raja muda bernama ‘La Kai’−di wilayah kerajaan Bima, terdapat sebuah desa kecil yang terletak di wilayah pegunungan Doro Era. Desa itu dihuni oleh masyarakat yang kehidupannya mengandalkan berburu dan bercocok tanam. Semua perkakas rumah tangga mereka berbahan dasar batu. Mulai dari tempayan, alat tenun, tempat penyimpanan makanan, serta alat bertani dan berburu. Masyarakat Doro Era hidup rukun dan saling menghargai satu sama lain.  Desa itu dipimpin oleh seorang ‘Ncuhi’ atau kepala suku yang tinggal bersama seorang istri dan dua orang anak. Anak pertama mereka adalah seorang pemuda yang memiliki paras wajah tampan, berbadan tegap serta pemberani dan bijaksana. Dia pandai berburu, dan tom...

Kemaliq Ranget

Me nelusuri dari googlemap, ada sebuah lokasi yang sedikit membingungkan, yakni pura Ranget. Setahu saya, di tempat tersebut tidak ada masyarakat yang beragama selain Islam. Lalu mengapa ada bangunan pura di tempat itu. Akhirnya saya mencoba menelusuri lebih jauh dengan datang langsung ke lokasi, dan mewancarai Kepala Dusun Ranget, Bapak Septori Wirawan.    Benar saja. Pak Kadus dengan tegas mengatakan bahwa warganya tidak ada yang beragama selain Islam. Persoalan pura Ranget menurutnya, merupakan konflik berkepanjangan antara masyarakat setempat sebagai pemilik dengan masyarakat pendatang yang mengaku memiliki sebidang tanah di seputaran kemaliq.  “Masyarakat setempat dan para ahli waris tidak pernah menjual tanahnya, tapi anehnya mereka sudah memiliki sertifikat tanah. Anehnya lagi, tanah tersebut juga dimiliki oleh sebuah perusahaan air minum daerah.” Ungkap pak kadus dengan wajah muram.   Kasus ini menjadi kian rumit dikarenakan banyaknya kepentingan yang masuk d...

Kemaliq Ranget Sebagai Bukti Leluhur Orang Sasak

  Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki kebudayaan beragam. Indonesia juga memiliki suku yang sangat beragam, dengan suku yang beragam berarti indonesia memiliki tradisi-tradisi kebudayaan yang beragam pula. Salah satunya budaya peninggalan leluhur suku Sasak “Kemaliq Ranget” yang terletak di dusun Ranget, desa Suranadi, kecamatan Narmada, kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Kemaliq adalah sebagai prasasti para leluhur orang Sasak yang dimana menjadi bukti bahwa orang Sasak itu leluhurnya orang islam, salah satu contoh Kemaliq terbesar ialah Mesjid Adat Bayan. Kalau kita datang ke Kemaliq tidak boleh niat lain-lain karena Kemaliq itu adalah pusat kosmos bumi, anggap saja Kemaliq terbesar itu adalah Ka’bah jadi orang-orang kalau kesitu tidak boleh melakukan kesalahan-kesalahanyang fatal.              Kemaliq adalah tempat yang suci dan disakralkan karena ada waliyulloh yang pernah bertafakur disana. Jadi ...